PARIWISATA

KORUPSI

SAMOSIR

NASIONAL

DAERAH

BUDAYA

HUKUM

» » » Tano Ponggol Samosir Dangkal, Kapal Penumpang Muara Tersangkut

RAJA SITANGGANG

Samosir, Akibat Dangkalnya Terusan Tano Ponggol Kelurahan Siogungogung Samosir, Kapal Penumpang Rombongan Warga Muara Kabupaten Taput Tersangkut di Peraiaran tersebut Senin (13/10) sekira pukul 11 siang.

Akibatnya, Kapal Penumpang yang membawa rombongan ke daerah Hasinggahan Sianjur Mula Mula terpaksa harus didorong oleh beberapa penumpang yang rela terjun ke air agar kapal yang ditumpangi dapat melewati terusan dangkal sampai ratusan meter.

Posman Sianturi salah seorang Penumpang mengungkapkan Kekesalannya. Dirinya tidak menyangka jika Terusan Tano Ponggol masih saja tetap dangkal, karena menurutnya terusan tano ponggol sudah pernah dikeruk dan dilakukan peremajaan sekitar tahun 2008 dan telah dilakukan pembersihan total saat FDT (Festival Danau Toba) tahun 2013.

"Kami Pikir, Terusan ini sudah dapat dilalui, tapi ternyata terusan masih saja tetap dangkal, Sayang sekali jika seperti ini, Ini sudah pasti akan menjadi catatan bagi wisatawan yang datang ke samosir" Katanya heran.

Sementara Itu, Juanto Simarmata Warga Setempat berharap Pemkab Samosir segera melakukan upaya penyelematan terusan Tano Ponggol yang semakin dangkal supaya kapal penumpang dan nelayan bisa melintas.

Pendangkalan yang terjadi tambah Simarmata, dipastikan akan mempengaruhi Pariwisata di Samosir. "Jika tetap dibiarkan, Samosir sebagai daerah tujuan wisata akan ternoda dan hanya sekadar ‘lips service' saja," ucap Juanto.

Mantan Manager Radio Pusuk Buhit ini juga menyampaikan akibat dangkalnya terusan Tano Ponggol menjadikan jalur transportasi air dari Bonan Dolok, Hasinggaan Kecamatan Sianjur Mula-mula terganggu sehingga warga tidak dapat melakukan aktifitas ekonomi.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post
Comments
0 Comments

No comments:

Leave a Reply