SAMOSIR - Guna
mewujudkan Danau Toba sebagai kawasan Geopark (Taman Bumi), Kementerian
Pariwisata telah menganggarkan dana Rp 5 miliar. Dana tersebut akan
dialokasikan untuk pembangunan etalase Geopark yang dipusatkan di
Kabupaten Samosir.
"Banyak perbaikan yang dilakukan guna mendukung Danau
Toba menjadi lokasi Geopark. Oleh karena itu, rencananya, akan dibangun
etalase untuk menjelaskan tentang Geopark dan warisan budaya yang ada di
Kabupaten Samosir.
Pemerintah tahun ini telah menganggarkan Rp 5
miliar," kata Bupati Samosir Mangindar Simbolon, kepada wartawan di
Pangururan, Jumat (9/5).
Menurut bupati, nantinya kegiatan apa
pun yang dilakukan di Geopark, harus ada konservasi serta harus
bertanggung jawab. Untuk itu, akan dilakukan pelatihan dan sosialisasi
kepada masyarakat agar bertindak sesuai dengan Geopark.
Mamgindar
juga mengungkapkan bahwa saat ini industri kreatif di Samosir sudah
berkembang baik, di antaranya pengembangan modifikasi salah satu warisan
budaya, kain ulos menjadi pakaian. Namun, agar produk kreatif lokal
bernilai jual, dibutuhkan sentuhan desainer yang mengerti mode.
Pengembangan
ekonomi kreatif sangat perlu untuk mendukung Visit Samosir Year
2014-2015. Dengan pengembangan produk lokal dari masyarakat, menunjukkan
kreativitas sehingga dapat mengembangkan pendapatan menjadi souvenir
bernilai jual.
"Yang dapat dikembangkan, kain ulos, ukiran dan
kerambah. Untuk itu, harus ada upaya untuk menggunakan sebisa mungkin
bahan lokal dalam modifikasi," katanya.
Sebab, daya tarik sudah
ada, yakni Danau Toba dengan keindahan alamnya, harus ada kegiatan yang
bisa dilakukan. "Infrastruktur, sumber daya manusia, daya tarik wisata,
serta objek wisata harus diperbaiki sehingga dapat meningkatkan jumlah
wisatawan mancanegara (wisman) yang akan berkunjung ke Sumut," katanya.
Ditambahkan
Mangindar Simbolon, wilayahnya diharapkan dapat menjadi ikon pariwisata
mendunia. Untuk itu, kini pemerintah daerah sedang berbenah untuk
mewujudkan target ini. Diharapkan, semua stakeholder dan masyarakat
mendukung industri pariwisata.
"Dukungan pihak ketiga sangat
diharapkan. Kini pun hotel terus berkembang, dan kita juga akan
mendirikan Akademi Pariwisata di Samosir tahun depan untuk mendukung
kepariwisataan di daerah Samosir," tuturnya.
Melalui Visit
Samosir Year, imbuh Mangindar, diharapkan dapat meningkatkan jumlah
wisatawan berkunjung, dari sekitar 200.000 per bulan dapat meningkat
menjadi 360.000 per bulan.
"Saat ini, memang jumlah wisatawan
yang datang 65 persen, wisatawan lokal atau nusantara. Ke depan, kami
akan terus berpromosi mengundang wisman datang," tukasnya.
5 Miliar untuk Kawasan Geopark Samosir
Tag: SAMOSIR