PARIWISATA

KORUPSI

SAMOSIR

NASIONAL

DAERAH

BUDAYA

HUKUM

» » » Jago si Ahok ini bah...

RAJA PANGURURAN

Keputusan Ahok untuk keluar dari Partai Gerindra mendapat apresiasi yang luar biasa dari berbagai kalangan, bukan hanya disekitar Jakarta saja namun juga hampir di seluruh pelosok Indonesia.

Keputusan ahok keluar dari Gerindra berawal dari kekecewaan ahok atas dukungan Parpolnya dalam merencanakan pemilihan Kepala Daerah oleh anggota DPRD. Ahok tak sepakat soal pemilihan kepala daerah oleh DPRD yang didukung Gerindra. Pemilihan ala orde baru itu dinilai menihilkan peran demokrasi di mana rakyat memilih langsung pemimpinnya.

"Ya ini nggak usah feedback, kan saya cuma nyatakan saya mengundurkan diri. Karena saya tidak bisa menjadi anggota partai yang baik. Dalam AD ART partai kan Anda harus mendukung dan mensukseskan semua program partai politik. Sedangkan itu berlawanan dengan nurani saya," kata Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

"Kalau Parpol saya menyatakan pemilihan kepala daerah lewat DPRD, saya bisa berani masuk ke politik karena ada kesempatan dipilih oleh rakyat. Nggak mungkin ada kesempatan seorang Ahok jadi bupati Belitung timur di tempat yang jelas-jelas dikuasai Bulan Bintang 55%. Partai apapun nggak munkin menang," tambahnya.

Dengan keluarnya Ahok dari Partai Politik yang mengusungnya dalam pilkada Jakarta beberapa waktu tentunya memberikan dampak politik yang begitu besar di Negera ini, kekuatan dan keputusan partai tidak lagi menjadi sesuatu hal yang harus ataupun wajib dilakukan kadernya, karena tergantung apakah kebijakan partai tersebut pro rakyat atau tidak.

dengan keluarnya Ahok dari Partai Gerindra akan memberikan keleluasan dari intervensi partai sehingga kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan kedepan akan semakin baik bagi kesejahteraan masyarakat banyak.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post
Comments
0 Comments

No comments:

Leave a Reply